Perginya
Seorang Wanita Muda
seorang
wanita itu membujur kaku
tanpa
kata
tanpa
bicara
tanpa
senyum tersungging di bibirnya
di
hadapan empat bocah bawah umur generasinya
hanya tangis bocah
– bocah itu memecah segala keheningan
serta jutaan tetes
air mata para pelayat
sebagai tanda duka
paling dalam
bunga
– bunga itu masih segar
dengan
bau harum menyayat hati
seorang
wanita membujur semakin membeku
dan
tidak akan lagi ke empat bocah penerusnya
meghisap
air susu dari nya
dalam ayunan
kereta empat roda manusia
berpamitan lewat
bibir hitam seorang kepala desa
dan keempat bocah
bawah umur dalam haru tangisannya
sungguh
mereka
kehilangan segala nya
figur,
kasih sayang dan belaian manja
semua
hanya tertinggal di dalam angan kanak – kanak nya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar